Senangnya Aqiqah di
Nurul Hayat
Oleh :
Harbatul
Ahkam Arrozy

Beberapa pekan
lalu, sepupu perempuan dari ayah saya melahirkan seorang anak. Momen kelahiran
anaknya tepat sepekan sebelum hari raya Idul Adha. Dan sebagai seorang sepupu,
saya dimintai tolong mencarikan kambing untuk aqiqah anaknya yang akan lahir.
Akhirnya saya mencari kambing tersebut. Setelah dapat, saya pergi ke rumahnya
dan mengabarkan berita tersebut. Sepupu saya senang dengan kambing yang saya
dapatkan. Kemudian kami saling bercerita mengenai aqiqah. Sampai akhirnya saya
curhat kepada sepupu saya bahwa saya bosan dengan sajian aqiqah berupa gulai
dan sate kambing. Menurut saya masih ada olahan lain yang enak selain gulai dan
sate kambing. Sepupu saya hanya mengangguk dan saya pamit pulang. Beberapa hari
setelahnya, sepupu saya mengadakan aqiqah di rumahnya. Meski telat, tapi saya
tetap menghadirinya. Sampai di rumahnya, saya takjub melihat banyak orang yang
berkumpul dan bercengkrama dengan hangat. Saya rasa momen ini bisa dikatakan
sebagai “Aqiqah Keluarga Indonesia”. Karena dengan gelaran aqiqah dapat
menyatukan berbagai macam manusia menjadi sebuah keluarga. Rasa takjub saya
tidak berhenti disitu saja. Mata dan lidah saya merasa dimanjakan dengan olahan
daging ala timur tengah. Di acara aqiqah tersebut dihidangkan seporsi nasi
briyani dengan daging yang di rendang dan sayur sebagai pelengkap. Sepertinya sepupu
saya menangkap kekecewaan saya terhadap hidangan gulai dan sate kambing di
acara aqiqah.
Pulangnya
dari acara aqiqah tersebut saya diberi sekotak nasi biryani lengkap dengan
daging rendang dan sayur didalamnya. Sebelum pulang saya pamit ke saudara saya.
Saat saya hampiri sepupu saya hanya tersenyum. Senyumannya saya tafsirkan
sebagai bentuk kebanggaan atas curhatannya saya sebelumnya. Sepupu saya
menggarap acara aqiqah ini sendirian. Maksudnya, dialah sendiri yang mencari
kambing, menyembelih, menguliti, memotong daging, dan memasak. Dan butuh banyak
orang untuk menggarapnya. Dan alhmadulillah sepupu saya memiliki banyak
saudara-saudara lain yang banyak dan mau membantu. Mereka adalah tim. Merekalah
contoh dari “Aqiqah Keluarga Indonesia”. Tapi bagaimana jika sepupu saya hanya
memiliki sedikit saudara dan tidak mau membantu. Solusinya adalah mencari
lembaga atau toko yang mengurusi makanan aqiqah. Dewasa ini banyak lembaga
seperti ini. Masalah bisa teratasi. Namun, banyak dari mereka yang memiliki
satu menu saja, yakni gulai dan sate kambing. Hal ini tentu sudah mainstream. Ada satu lembaga aqiqah yang
memiliki berbagai menu dan dapat dipercaya. Lembaga itu bernama “Nurul Hayat”.
Nurul Hayat adalah lembaga amil zakat yang salah satu bidang bisnisnya adalah
aqiqah. Nurul Hayat tidak hanya menerima bantuan dari zakat saja. Namun, Nurul
Hayat juga berbisnis dan menyalurkan bantuan. Nurul Hayat sangat professional
dalam bidang aqiqah. Anda tidak perlu khawatir untuk menyiapkan sajian aqiqah
di Nurul Hayat. Di Nurul Hayat, semua proses aqiqah diperlihatkan pada anda.
Mulai dari memilih kambing sampai sajian aqiqah jadi. Anda bebas memilih hewan
untuk aqiqah anak anda. Anda juga dikirimi dokumentasi penyembelihan. Dan di
Nurul Hayat ada berbagai menu yang bisa dipilih,seperti nasi briyani, kebuli,
kikil, sate komoh, bakso, krengsengan, dan berbagai menu lain. Saya tak bisa
menyebutkannya satu persatu. Karena banyak sekali menu yang dihadirkan. Untuk
itu silahkan cek di https://aqiqahnurulhayat.com/home.
Komentar
Posting Komentar