Sabtu, 7 Desember 2019
Kampung Lumbung
Tinta pena telah mengering
Takdir telah menggiring menuju pertemuan pertemuan
Salah satunya dipertemukan dengan kalian
Tidak pernah terbayang
Tiada sesuatu terjadi tanpa ada hikmah
Gulir detiknya
Degup detaknya
Semua berada dalam pengaturanNya
Kehidupan adalah pembelajaran
Belajarlah sampai keliang lahat
Hiduplah bersama mimpi mimpi
Gantungkan segala harap padaNya
Semoga setiap langkah selalu bersama ridhoNya
Dalam menyelami cakrawala hikmah kehidupan
Pesma Syajaroh Thoyyibah
itu namanya,
manusia tidak pernah bisa membaca takdir, yang ada adalah doa, meminta padaNya agar diberikan tempat yang terbaik menurutNya, teman yang baik pula.
7 Oktober 2019 kumulai ceritaku disini.
bersama 6 kawan lainnya, mereka adalah Mbak Meha, Elva, Martina, Ayun, Nurul dan Mbak Desi.
kami dikumpulkan oleh Allah di tempat ini tiada lain adalah dengan tujuan berdekat dekat dengan Al Quran dan ilmu agama Allah SWT. Menepi sejenak dari kebiasaan pemudi pemudi gaol masa kini. Alhamdulillah ala kulli hal. setiap hari dirumah ini bergema alunan ayat suci Al Quran, ada yang sedang tilawah, ada yang sedang murojaah, ada pula yang sedang merenunggi ayat nya. Meski lelah karena seharian berkuliah, tapi dengan izinNya kami menikmati setiap menit menitnya.
Awalnya memang tidak mudah, tapi kembali menengok hati disana sudah hidup azam untuk jihad di jalan Nya. lepaslah semua beban menjerat hari. jalani, nikmati, syukuri... bersamaNya selalu ada kemudahan.
Kampung Lumbung
Tinta pena telah mengering
Takdir telah menggiring menuju pertemuan pertemuan
Salah satunya dipertemukan dengan kalian
Tidak pernah terbayang
Tiada sesuatu terjadi tanpa ada hikmah
Gulir detiknya
Degup detaknya
Semua berada dalam pengaturanNya
Kehidupan adalah pembelajaran
Belajarlah sampai keliang lahat
Hiduplah bersama mimpi mimpi
Gantungkan segala harap padaNya
Semoga setiap langkah selalu bersama ridhoNya
Dalam menyelami cakrawala hikmah kehidupan
Pesma Syajaroh Thoyyibah
itu namanya,
manusia tidak pernah bisa membaca takdir, yang ada adalah doa, meminta padaNya agar diberikan tempat yang terbaik menurutNya, teman yang baik pula.
7 Oktober 2019 kumulai ceritaku disini.
bersama 6 kawan lainnya, mereka adalah Mbak Meha, Elva, Martina, Ayun, Nurul dan Mbak Desi.
kami dikumpulkan oleh Allah di tempat ini tiada lain adalah dengan tujuan berdekat dekat dengan Al Quran dan ilmu agama Allah SWT. Menepi sejenak dari kebiasaan pemudi pemudi gaol masa kini. Alhamdulillah ala kulli hal. setiap hari dirumah ini bergema alunan ayat suci Al Quran, ada yang sedang tilawah, ada yang sedang murojaah, ada pula yang sedang merenunggi ayat nya. Meski lelah karena seharian berkuliah, tapi dengan izinNya kami menikmati setiap menit menitnya.
Awalnya memang tidak mudah, tapi kembali menengok hati disana sudah hidup azam untuk jihad di jalan Nya. lepaslah semua beban menjerat hari. jalani, nikmati, syukuri... bersamaNya selalu ada kemudahan.

Komentar
Posting Komentar