Langsung ke konten utama

Hidupnya Hati

Tulisan ini didedikasikan teruntuk semua yang masih dianugerahi hidupnya hati.

 

Beruntunglah wahai manusia akhir zaman yang dianugerahi hidupnya hati

Yang masih berfungsi sebagaimana fitrahnya diciptakan

Dimana bisa membedakan benar dan salah, bisa membedakan mana dosa dan pahala

Masih terasa nyeri bila dipatahkan

Terasa lapang saat merelakan

Disanalah tempat iman kita tumbuh

Hanya saja kadang kering kerontang meraung kegersangan akibat jauhnya diri mengingatNya

Kadang pula hitam terjerembab gelap akibat banyaknya noda noda dosa

Beruntunglah ia yang menyiraminya dengan ibadah hingga tumbuh subur mengguyup cinta

Zaman ini adalah zaman fitnah, saudaraku

Malam ini benar benar Allah memberiku desir – desir hikmah tak bersuara

Menyadarkan diri bahwasanya, betapa fitnah akhir zaman di depan mata merajalela

Dosa dosa ditawarkan murah meriah bak diskon menjelang raya tiba

Kemunafikan tampak bersahabat dengan alimnya penampilan

Kesyirikan disemarakkan riang gembira dengan arak arakan berhala tanpa makna

Kekufuran semudah bergantinya malam dan siang

Ya muqollibal qulub tsabit qolbi a’la diiniik

Kenyataan menyayat dada

Sambil terus merajuk memanjatkan doa

Semoga terjaga atas fitnah fitnah keimanan yang terus menghantam kian dekat dalam genggaman

Naudzubillahimindzalik, lindungi kami dan anak keturunan kami Ya Allah …

Betapa kita harus bersyukur atas hidupnya segumpal darah dalam diri kita ini, saudaraku

Teruntuk kalian yang pikiran dan tenaganya disibukkan dengan dzikir dan hafalan quran, mulialah kalian

Teruntuk kalian yang pikiran dan tenaganya disibukkan dengan belajar dan berkarya, beruntunglah kalian

Teruntuk kalian yang pikiran dan tenaganya disibukkan dengan mencari nafkah dan kerja keras guna menyambung kehidupan, beruntunglah kalian

Wahai pemuda… mengertilah bahwasanya segala dosa dimulai dari lintasan pikiran

Maka dari itu saudaraku,

Betapa agungnya nikmat Allah berupa yang berupa lintasan- lintasan pikiran ini, kawan

Tidakkah semua yang ada ini dipertontonkan agar kita meng-EsakanNya, tunduk padaNya, dan menyembahNya

Usia kita takkan terulang

Yang berlalu tak akan pernah kembali

Kita hanya punya 2 pilihan, baik atau buruk untuk dikenang

Kain kafan kita kian hari kian jadi, dirajut benang benang takdir kematian yang sudah ditetapkan

Iya kalau mati masih lama, kalau besok tiba tiba gak ada, yakin amalam kita bisa mengantar ke surgaNya ?

Tidak ada alasan untuk tidak menjadi baik mulai sekarang kawan

Surga Allah seluas bumi dan langit, betapa celakanya mereka yang tidak masuk ke dalamnya

Mari kita cek posisi kita ada dimana ? dimulai dari keberadaan iman, lalu orientasi kehidupan, dan akhir yang kita inginkan.

Wa billahi taufiq wal hidayah Wa ridho wal inayah

Ihdinasyirotol mustaqim

 

Malang, 5 Juni 2020 / 14 Syawal 1441

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Senangnya Aqiqah di Nurul Hayat

  Senangnya Aqiqah di Nurul Hayat Oleh : Harbatul Ahkam Arrozy   Beberapa pekan lalu, sepupu perempuan dari ayah saya melahirkan seorang anak. Momen kelahiran anaknya tepat sepekan sebelum hari raya Idul Adha. Dan sebagai seorang sepupu, saya dimintai tolong mencarikan kambing untuk aqiqah anaknya yang akan lahir. Akhirnya saya mencari kambing tersebut. Setelah dapat, saya pergi ke rumahnya dan mengabarkan berita tersebut. Sepupu saya senang dengan kambing yang saya dapatkan. Kemudian kami saling bercerita mengenai aqiqah. Sampai akhirnya saya curhat kepada sepupu saya bahwa saya bosan dengan sajian aqiqah berupa gulai dan sate kambing. Menurut saya masih ada olahan lain yang enak selain gulai dan sate kambing. Sepupu saya hanya mengangguk dan saya pamit pulang. Beberapa hari setelahnya, sepupu saya mengadakan aqiqah di rumahnya. Meski telat, tapi saya tetap menghadirinya. Sampai di rumahnya, saya takjub melihat banyak orang yang berkumpul dan bercengkrama dengan...

Kampung Lumbung

Sabtu, 7 Desember 2019 Kampung Lumbung Tinta pena telah mengering Takdir telah menggiring menuju pertemuan pertemuan Salah satunya dipertemukan dengan kalian Tidak pernah terbayang Tiada sesuatu terjadi tanpa ada hikmah Gulir detiknya Degup detaknya Semua berada dalam pengaturanNya Kehidupan adalah pembelajaran Belajarlah sampai keliang lahat Hiduplah bersama mimpi mimpi Gantungkan segala harap padaNya Semoga setiap langkah selalu bersama ridhoNya Dalam menyelami cakrawala hikmah kehidupan Pesma Syajaroh Thoyyibah itu namanya, manusia tidak pernah bisa membaca takdir, yang ada adalah doa, meminta padaNya agar diberikan tempat yang terbaik menurutNya, teman yang baik pula. 7 Oktober 2019 kumulai ceritaku disini. bersama 6 kawan lainnya, mereka adalah Mbak Meha, Elva, Martina, Ayun, Nurul dan Mbak Desi. kami dikumpulkan oleh Allah di tempat ini tiada lain adalah dengan tujuan berdekat dekat dengan Al Quran dan ilmu agama Allah SWT. Menepi sejenak dari kebiasaan ...

Masa Putih Biru

Bismillahhirrohmaninnirrohimm . Haiiii teman , ini gue AMARILIS CHOIRUN NISA udah pada kenal belumm ?? salah satu membernye anak paski yang gabung di satuan PaSatma atau Paskibra Satwimaba dan salah satu siswi dari 9H anak buahnya Bapak Rony tercinta (guru TIK itu lohhhh) hohoho ... di situ gue yang jadi captain , tau deh ntar tuh kelas mau jadi apa >,< kawan, disini gue mau cerita sedikit pengalaman liburan kemarin, pinginnya sih ngepost yang lain tapi karena disuruh ngepost tentang liburan ya udah lah gapapa yuahh sekalian bai-bagi cerita =D Judulnya Berkumpul Sederhana Dengan Banyak Suka Cita          Berrmula dari hari raya ke2 ku ditahun 2013. Seperti hari raya di tahun - tahun sebelumnya. Ayahku selalu mengajakku untuk pergi kedesa nya mbahku yang udah sepuh-sepuh dari ayahku. namun kali ini ayahku berniat ntuk sekalian pergi ke pantai yang bernama Pasir Panjyang *jenggjengg* katanya nihh pantai itu masih sangat bagus. Yup langsun...